Jika berkesempatan untuk melaksanakan umrah, kamu dapat sekaligus berwisata ke beberapa tempat yang ada di Mekah maupun Madinah. Selain menyiapkan kegiatan beribadah, biasanya jasa tour and travel umrah juga memasukan beberapa destinasi wisata yang dapat dikunjungi jamaah ke dalam itinerary perjalanan umrah.

Jika umrah pribadi tanpa jasa operator tour pun kamu tetap bisa, lho, berwisata di sana. Bahkan waktu berwisata bisa lebih fleksibel. Yuk, jangan lewatkan untuk menjelajahi pesona negeri Arab saat umrah. Berikut ini destinasi wisata yang bisa kamu datangi untuk memberi pengalaman dan wawasan keislaman saat umrah.

 

1. Masjid Nabawi

Masjid ini menjadi salah satu masjid terbesar di dunia. Setelah Kabah, inilah tempat suci kedua bagi umat Islam. Lokasinya berada di pusat kota Madinah dan awalnya merupakan rumah Nabi Muhammad saat beliau hijrah ke Madinah. Di dalam kawasan masjid ini jugalah tempat peristirahatan terakhir Nabi Muhammad beserta dua khalifah, yaitu Abu Bakar dan Umar bin Khattab.

 

Masjid Nabawi memang menjadi tujuan utama jamaah umrah maupun haji. Selain ada makam Nabi, di dalam masjid ini juga terdapat tempat yang dinamakan Raudhoh atau taman surga. Posisinya ada di antara makam Nabi dan mimbar. Inilah tempat yang sangat istimewa untuk memanjatkan doa.

2. Jabal Rahmah

Wisata religi di Mekah tidak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Jabal Rahmah, sebuah bukit dengan tugu yang menjadi saksi bisu pertemuan kembali Nabi Adam dan Siti Hawa di dunia. Jabal Rahmah pun seringkali disebut Bukit Kasih Sayang.

 

Tidak hanya itu, Jabal Rahmah pun dipercaya sebagai tempat terakhir Nabi Muhammad menerima wahyunya. Dari atas bukit ini, kamu dapat melihat hamparan Padang Arafah. Untuk menaikinya pun kini lebih mudah karena sudah ada pijakan tangga.

 

3. Jabal Nur & Gua Hira

Jabal Nur menjadi tempat istimewa di mata umat muslim. Bukit setinggi lebih dari 600 meter ini juga menjadi tujuan utama jamaah. Mendakinya memang butuh fisik yang kuat. Begitu sampai di atasnya kamu akan melihat pemandangan kota Mekah yang mengagumkan.

Di Jabar Nur jugalah terdapat Gua Hira, tempat di mana Nabi Muhammad menerima wahyu pertamanya dari Malaikat Jibril. Nama Jabal Nur sendiri berarti gunung yang bercahaya.

 

4. Jabal Uhud

Jabal Uhud menjadi tempat berlangsungnya pertempuran antara umat muslim yang hanya berjumlah 700 orang dengan kaum Quraish yang berjumlah 3000 orang. Dalam pertempuran tersebut, paman Nabi Muhammad, yaitu Hamzah bin Abdul Muthalib meninggal dunia dan dimakamkan di sana.

 

Gunung ini menjadi tempat ziarah Nabi hampir setiap tahun. Bahkan dalam sebuah hadist disebutkan bahwa Jabal Uhud kelak akan ada di surga. Gunung ini merupakan gunung tertinggi dan terbesar yang ada di Madinah.

 

5. Jabal Magnet

Di Madinah, kamu juga akan menemui suatu bukit yang sangat unik, yaitu Jabal Magnet. Bukan tanpa alasan bukit itu dinamakan Jabal Magnet karena memang mempunyai daya magnet yang sangat kuat bahkan bisa membuat sebuah mobil berjalan sendiri tanpa dikemudikan!

 

Kejadian ini sebenarnya bisa dijelaskan secara ilmiah, yaitu karena di bawah kota Madinah terdapat endapan lava alkali basaltik yang muncul ke permukaan. Bukit yang dikenal masyarakat lokal dengan sebutan Manthiqa Baidha ini jaraknya sekitar 60 km dari pusat kota Madinah. Saat menuju ke sana, kamu bukan hanya akan dimanjakan oleh pemandangan padang pasir saja tapi juga perkebuan kurma hingga danau!

6. Percetakan Al-Quran Malik Fahd

Tempat ini sangat menarik, lho, dan sayang banget jika dilewatkan saat kamu berada di Madinah. Komplek percetakan Al-Qur’an yang telah ada sejak 1984 ini luas banget dan menjadi yang terbesar di seluruh dunia! Di sini, tiap tahunnya dicetak sekitar jutaan eksemplar Al-Qur’an. Tidak hanya Al-Qur’an biasa tapi juga terjemahan dari 50 bahasa di seluruh dunia.

 

Jika beruntung, kamu dapat melihat proses pembuatannya secara langsung sekaligus mendapat Al-Qur’an secara gratis. Sejarah mengenai perkembangan mushaf Al-Qur’an dari awal hingga dicetak moderen seperti sekarang juga bisa kamu ketahui di tempat ini.

 

7. Masjid Qub

Sejarah mencatat inilah masjid pertama yang didirikan oleh Rasulullah pada 622 Masehi di Quba, sebelah tenggara kota Madinah. Masjid ini dibangun saat pertama Nabi melakukan hijrah ke Madinah. Kini, masjid yang dulunya amat sederhana menjadi masjid yang megah dan dapat menampung ribuan jamaah.

 

8. Peternakan Unta

Berwisata ke peternakan unta. Nikmati susu unta yang jarang ada di Indonesia. (Foto: Pixabay)

Saat umrah, kamu pun dapat melakukan wisata ke peternakan unta. Di sana kamu dapat menambah wawasan mengenai kehidupan unta, hewan yang dapat bertahan hidup meski berada di udara panas dan kehilangan banyak masa tubuhnya karena berkeringat.

 

Di peternakan unta, kamu tidak hanya dapat menjumpai botol berisi susu unta yang diperjual belikan. Kamu pun bisa melihat botol berisi cairan berwarna kuning yang berupa air seni unta! Tertarik membeli?

 

Peternakan unta terdapat di beberapa wilayah. Kamu bisa mendatangi peternakan unta yang berlokasi di Hudaibiyah karena tidak terlalu jauh dari kota Mekkah.

 

9. Perkebunan Kurma

Kurma menjadi oleh-oleh wajib ketika umrah. Nah, saat di sana kamu pun bisa langsung mendatangi perkebunan kurma, salah satunya terletak di dekat Masjid Quba. Pemandangan kebun kurma bukan hal biasa di Indonesia, karena itu sebagai kenang-kenangan, jangan lewatkan untuk berfoto di perkebunan kurma ini, ya.

 

Ada banyak jenis kurma di sini antara lain kurma basah yang masih segar, kurma safawi, sagai, mabroom, sukkary, ajwa, dan lainnya.