Mau memilih travel umroh? 10 Hal penting ini harus kamu ketahui.

Sahabat ihram yang ingin menjalankan umroh? Jangan lupa memilih travel umroh dengan memperhatikan 10 hal ini ya, karena tentu agar ibadah yang dijalankan lancar dan tanpa hambatan. Tentu, kemudahan tersebut akan lebih mudah dicapai jika memilih travel umroh yang tepat. Masalahnya adalah, bagaimana kita tahu bahwa travel umroh tersebut merupakan yang tepat ? Apa saja pengecekan yang perlu dilakukan? Bagaimana cara mengeceknya?

Tentu ini bukan masalah remeh, apalagi biasanya travel umroh merupakan hasil rekomendasi dari handai taulan atau sahabat. Masalahnya adalah, sekarang sudah muncul banyak travel umroh keberadaannya tidak bisa dipertanggung jawabkan tapi nampaknya “baik baik” saja.

Kami, yang sudah malang melintang di industri umroh, telah merumuskan beberapa poin pengecekan yang mudah dilakukan oleh orang awam sekalipun. Apa aja poin pengecekannya? yuk simak tulisan ini.

10. Biaya Paket Umroh

Memilih Travel Umroh; Biaya paket umroh tentu bergantung fasilitas dan jadwal dari paket, jika diurutkan dari biaya yang paling tinggi sampai ke rendah, komponen biaya paket umroh adalah: Tiket pesawat, akomodasi (hotel), Catering, Bus, Visa, Muthawif dan paling kecil komponennya adalah handling.

Untuk komponen biaya maskapai, biasanya juga bergantung musim dan jenis maskapai. Untuk maskapai bertipe flagship seperti Saudi atau Garuda Indonesia, biaya tiket untuk PP berkisar 950 USD sampai 1.200USD. Untuk yang bertipe LCC seperti Lion Air atau Flynas biayanya tentu lebih rendah namun normalnya tidak lebih rendah dari 800 USD.

Komponen akomodasi atau hotel merupakan komponen yang cukup siginfikan, lazimnya untuk biaya akomodasi paling rendah sekitar 20USD per hari per orang untuk fasilitas bintang 3 dan kamar ber 4. Jika semua biaya ditotal, biasanya akan muncul minimal sekitar 1250 USD atau sekitar 16.5 juta. Tentu jika kuantitasnya sangat besar, biaya akan turun, tapi mungkin hanya sekitar 50 USD saja.

Melihat fakta ini, tentu sahabat ihram harus sangat hati hati jika ada paket umroh dengan biaya dibawah nominal yang disebutkan diatas. Apalagi jika jadwal keberangkatannya belum pasti.

9.Jadwal Keberangkatan

Memilih Travel Umroh; Saat travel umroh menjual paket, lazimnya jadwal keberangkatan sudah dipastikan karena terkait dengan booking tiket pesawat dan pemesanan hotel. Saat membeli paket umroh pastikan jadwal keberangkatan sudah jelas dan tertera dalam kuitansi pembelian. Ketidakjelasan jadwal juga secara syariat tidak memenuhi syarat jual belikarena ada komponen penyusun paket yang belum dipastikan oleh travel umroh.

8. Termin Pembayaran Paket

Memilih Travel Umroh; Model pembayaran terhadap paket umroh juga perlu diperhatikan, termin yang kami cermati cukup adil biasanya adalah adanya tanda jadi sebesar separuh dari jadwal (biasanya digunakan travel umroh untuk melunasi booking flight). Setelah itu adanya pelunasan beberapa minggu sebelum keberangkatan.

Yang perlu berhati hati adalah travel yang meminta pembayaran lunas beberapa bulan (atau bahkan tahun) sebelum keberangkatan. Selain beresiko tinggi, beberapa pihak juga menduga adanya sistem yang tidak disampaikan ke calon jamaah.

7. Itinerary Harian

Hal yang sering dilupakan oleh konsumen adalah kelengkapan informasi itinerary harian dari paket umroh. Mengingat bahwa akad paket biasanya terkait dengan kelengkapan layanan maka hal ini harus dipastikan, jika dimungkinkan minta detail ini tercantum dalam kuitansi pembelian paket.

Potensi kerugian dari jamaah biasanya cukup signifikan jika hal ini tidak jelas, misalnya tidak adanya city tour atau kurangnya kesempatan umroh kedua.

6. Nomor Lambung Maskapai

Semua travel umroh yang sudah melakukan pemesanan tiket (booking) terlebih dahulu pasti tahu nomor lambung maskapai beserta jadwal persis keberangkatan dari paket umroh yang dijual. Pastikan hal ini dapat Anda tanyakan ke travel umroh penyedia paket.

Untuk mengecek benar tidaknya nomor lambung, bisa melalui website populer seperti traveloka atau website masing masing maskapai yang dirujuk travel.

5. Detail Fasilitas Paket

Walaupun komponen ini hampir pasti tertera dalam brosur / laman informasi. Seringkali masyarakat tidak dijelaskan dengan detail apa fasilitas yang tercantum. Sebagai contoh hotel, seringkali tidak dijelaskan seberapa jauh hotel yang dicantumkan dari Masjidil Haram atau Nabawi. Sebagai panduan umum, jarak nyaman hotel biasanya maksimal jika ditempuh berjalan kaki adalah 750 meter Masjidil Haram. Jarak diatas itu harus ditempuh menggunakan mobil / shuttle.

Selain itu, kadangkala travel sengaja tidak menyertakan beberapa biaya tambahan seperti biaya perlengkapan atau manasik. Walaupun tidak ada masalah, hal ini perlu ditanyakan dengan jelas kepada Travel.

4. IzinA�Biro Perjalanan Wisata (BPW)

Sebelum memiliki ijin penyelenggaraan umroh, travel harus memiliki izin BPW terlebih dahulu. Untuk melakukan pengecekan izin biro ini agak rumit karena harus mengecek di website pusat pelayanan terpadu perizinan di masing masing kab/kota. Namun hal ini bisa ditanyakan langsung ke masing masing travel umroh.

3. Izin Penyelenggara Umroh (PPIU)

Sesuai dengan amanat undang undang nomor 13 tahun 2008 dan peraturan menteri agama nomor 18 tahun 2015, penyelenggara ibadah umroh wajib memiliki izin khusus yang disebut PPIU. Persyaratan mendapatkan PPIU sendiri tidak mudah diantaranya sudah harus berdiri selama minimal 2 tahun sebagai biro perjalanan wisata.

Dengan memiliki izin PPIU, hampir dipastikan travel yang menyelenggarakan akan lebih hati hati dalam memberikan layanan kepada jamaah. Hal ini dikarenakan izin PPIU bisa tidak diperpanjang jika ditemukan ada masalah di kemudian hari dalam penyelenggaraan.

2. Izin Penyelenggara Haji (opsional)

Tingkatan perizinan yang lebih tinggi dari PPIU adalah penyelenggara haji. Untuk menjadi penyelenggara haji, travel yang sudah memiliki izin penyelenggaraan umroh harus berdiri setidak tidaknya 3 tahun.

Dengan demikian bisa dipastikan travel yang sudah memiliki izin haji lebih dipastikan mampu memberikan kepastian ibadah. Untuk kepastian izin tersebut, silahkan cek ke laman kemenag berikut ini.

1.Izin Provider Visa (opsional)

Selain izin haji, travel umroh yang sudah memiliki izin provider visa juga relatif jauh lebih bisa dipercaya. Selain proses perizinannya lebih berat. Travel yang sudah memiliki provider visa juga menaruh deposit yang cukup besar (sampai 100 ribu USD) untuk layanan visanya.

Resiko yang muncul adalah jika ada masalah dengan jamaah yang diberangkatkan maka travel akan kehilangan depositnya kepada jamaah. Tentunya hal ini menguntungkan jamaah karena lebih pasti jika memilih travel yang memiliki izin provider visa.

 

nah demikian 10 tips memilih travel umroh yang aman dan terpercaya. Semoga ke depannya Anda dapat memilih travel Umroh dengan lebih berhati-hati dan mendapatkan kesan perjalanan yang tidak terlupakan.